Wednesday, February 18, 2015

SUNGGUH


Karya: Endar Wahyuni

Sungguh, aku telah banyak melihat wajah penuh kepura-puraan
Menyimak binar mata yang seolah mencintai fajar
Menemukan mulut ternganga pada kesengajaan
; Sempurna

Sungguh, aku telah banyak mendengar dengusan-dengusan
Berpura kesal pada hujan yang turun di kuncupnya pagi
Mengutuk langit-langit kota
; Meyakinkan

Sungguh, aku telah banyak merasa datangnya simpati dan empati
Bagi embun yang lebih dulu diterpa hujan
Seakan begitu menenangkan di tengah ingar-bingar air yang jatuh dari talang-talang
; Melenakan

Dan sungguh, aku tak ingin mengacuhkannya
Hujan sudah telanjur menguyupkan tubuhku lebih dulu
Sebelum akhirnya mata itu tajam menusuk pagi
Sumpah serapah bernyanyi di balik daun telinga
Pujian sesungguhnya hujatan yang dialirkan sedemikian tenangnya

Lalu sungguh…
Biarkan aku bergeming
Diam di antara gemuruh basa-basi
Membutakan diri, menulikan jiwa, dan membisukan hati


JOG, En-180215



Lihat juga puisi lainnya di sini
 

No comments:

Post a Comment