Monday, November 19, 2012

Tentang Hatiku

Terlalu sulit untuk mengerti
Tapi segenap cintaku menuntunku untuk slalu mengerti
Segenap kasihku membimbingku untuk selalu memaafkan
Segenap sayangku mengajarkan untuk selalu lapang

Jauh
Terlalu jauh kau meninggalkanku
Hingga ketika kau menoleh, tak bisa kau temui bayang-bayangku
Tapi aku di sini
Masih bisa melihat utuh sosokmu
Menempati ruang hatiku, kubiarkan menari bernyanyi sesuka hati

Dan saat air mata ini mulai turun, menampakkan diri dari pelupuknya
Saat itulah dia mengajarkan arti keikhlasan
Entah untuk yang keberapa kali kau meninggalkan luka
Mungkin air mata inilah yang menjadi obat, menjadi penghapus luka, dan penghapus kekecewaanku

Aku tak menginginkan terus dalam lingkaran hidupmu, tapi pikirku tak dapat kualihkan
Bahkan seribu luka yang mungkin lebih
Tak mampu menghapus rasaku
Atau seribu kemungkinan kau masih menyimpan belati yang tajam
Tak mampu menuntun hatiku untuk berpaling

Sampai pada titik aku bosan mengerti hatiku sendiri
Bosan menghapus air mata ini sendiri
Bosan mengobati luka ini sendiri
Di titik ini lah, aku masih tetap bertahan dalam rasa dan asaku
Sendiri

No comments:

Post a Comment